İstanbul böcek ilaçlama
Kuliah Umum Fakultas Kehutanan bersama Kepala BKSDA Sumbar Bapak Dr. Ir. Erly Sukrismanto, M.Sc,
bedava internet
gebze evden eve nakliyat
buy Instagram likes
Entrümpelung Wien

Kuliah Umum Fakultas Kehutanan bersama Kepala BKSDA Sumbar Bapak Dr. Ir. Erly Sukrismanto, M.Sc,

Kamis 07 November 2019 02:57:00
Dekan Fakultas Kehutanan UMSB menyerahkan Piagam Penghargan kepada Bapak Dr. Ir. Erly Sukrismanto, M.Sc,

[HUMAS-UMSB]. Padang. Fakultas Kehutanan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB) meyelenggarakan Kuliah Umum dengan tema Paradigma Pengelolaan Konservasi UMSB pada hari Selasa, 29/10/2019.

Dalam kuliah umum tersebut yang disampaikan oleh kepala BKSDA Sumbar Bapak Dr. Ir. Erly Sukrismanto, M.Sc, selaku pemateri dalam kuliah umum tersebut.

Kata sambutan dari Dekan Fakultas Kehutanan Bapak Dr. Firman Hidayat, MT sekaligus membuka acara kuliah umum menyampaikan bahwa. Dalam rangka perlindungan, pengawetan, dan pemanfaatan sumber daya alam secara optimal dan berkelanjutan, maka dari itu sangat perlu sekali kita dan mahasiswa khusunya fakultas kehutanan UMSB mendapatkan pemahaman mengenai Paradigma Pengelolaan Konservasi ini. Utarakannya.

Selanjutnya materi oleh Bapak Dr. Ir. Erly Sukrismanto, M.Sc, menyampaikan bahwa, Perlindungan hutan dan konservasi alam merupakan salah satu upaya strategis pembangunan nasional sektor kehutanan karena upaya ini mempunyai kaitan langsung dengan berbagai aspek kehidupan, baik aspek ekonomi, sosial, budaya, politik, maupun aspek lingkungan, mulai dari skala lokal, nasional, hingga skala global.Pembangunan bidang perlindungan hutan dan konservasi alam dilakukan dalam upaya mencapai tujuan: (1) terwujudnya fungsi kawasan hutan secara optimal, (2) terkendalinya populasi tumbuhan alam dan satwa liar, serta (3) terlaksananya pemanfaatan jasa lingkungan, baik keanekaragaman hayati maupun jasa wisata alam, secara optimal dan berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat. Sambung lagi Erly Sukrismanto, Dalam tingkat global terminologi sustainable development sangat mengemuka ditambah lagi dengan tingkat kerusakan dan degradasi lingkungan dan dampaknya serta perkembangan dan akselerasi perubahan situasi yang cepat telah mengangkat isu konservasi ke permukaan secara meluas.

“Sebaliknya, di tingkat nasional secara umum konservasi masih belum dipahami secara baik oleh pengambil keputusan sehingga masih bersifat elitis dan eksklusif. Konservasi belum dianggap penting dimana orientasi pembangunan masih bersifat eksploitatif dan ekstraktif. Kerapkali, kepentingan ekonomi vs konservasi seringkali dibenturkan dan konservasi sering dikalahkan oleh kepentingan ekonomi (jangka pendek). Di sisi lain, perubahan nilai-nilai sosial pada masyarakat berakibat pada berubahnya cara pandang dan harapan masyarakat terhadap pengelolaan sumberdaya alam di kawasan konservasi. Ditambah lagi dengan perubahan tatanan pemerintah dari sentralistik menjadi desetralistik dan otonomi (lebih terbuka). Di tingkat internasional, di satu sisi kemampuan pembiayaan konservasi menurun akibat perubahan kondisi perekonomian global dan di sisi lain perhatian dunia internasional terhadap isi-isu sumberdaya alam dan lingkungan justru semakin mengemuka”.Ujarnya.

HARAPAN

“Untuk itu diharapkan konservasi menjadi arus utama (mainstream) pembagunan di semua sektor dan di semua tingkat. Konservasi harus dijadikan gerakan masif (aksi) dan menjadi pondasi hidup keseharian (way of life). Dibutuhkan keberanian dan kemauan untuk mereformasi kebijakan di bidang konservasi sumberdaya alam hayati dan ekosistemnya antar lain berupa revisi terhadap berbagai perangkat regulasi yang mengaturnya”.

 

STRATEGI DAN LANGKAH KE DEPAN

“Konservasi merupakan tanggung jawab bersama sehingga diperlukan penyamaan pemahaman pengertian konservasi bagi penggiat konservasi di semua tingkat/level. Perluasan jejaring kerja melalui diseminasi konservasi dan bukan hanya dikelola oleh institusi tunggal. Selanjutnya, dibutuhkan “panduan” konservasi bagi pembangunan daerah/sektoral untuk para pengambil kebijakan dan pelaksanya”. Katakannya dengan tegas. (Padang, 29/10/2020)

Pire ilaçlama

Hubungi Kami :

Kampus I Padang
-------------------------------------------
Rektorat, Fakultas Agama Islam, Fakultas Ekonomi,
Fakultas Kehutanan, Pasca Sarjana,
Fakultas Sains Dan Teknologi,
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik
Jln. Pasir Kandang No. 4 Koto Tangah, Padang
Telepon: (0751) 482274, (0751) 4851002, 085264280003
Fax: (0751) 482274
Email: info@umsb.ac.id
 
Kampus II Padang Panjang
-------------------------------------------
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Jln. RI. Dt. Sinaro Panjang No.1-6
Komplek Muhammadiyah Kauman, Padang Panjang.
Telepon: (0752) 82612, 081274437882
Fax: (0752) 82612
 

Kampus III Bukittinggi
-------------------------------------------
Fakultas Hukum,Fakultas Pariwisata,
Fakultas Kesehatan & MIPA, Fakultas Teknik
Jln. By Pass Aur Kuning No.1 Bukittinggi
Telepon: (0752) 625737, 081267462103
Fax: (0752) 625737
 
Kampus IV Payakumbuh
-------------------------------------------
Fakultas Pertanian
Jln. Soekarno Hatta Koto Nan IV Payakumbuh (Belakang DPRD Kota Payakumbuh)
Telepon: (0752) 93909
Fax: (0752) 93909